Waktu terus berputar tanpa pernah
mau tau, sekarang kau tertawa lalu sedetik kemudian kau bisa menangis.
Sekejap kau bisa mengusir, lalu
datang kembali bertubi-tubi. Nafasmu mulai berat dan saat itu semua tau jiwamu
akan mati.
Kau bertahan seolah kuat, stagnan
disatu tempat.
Pikiranmu mulai menggerogoti, kau
akan mati pelan-pelan, mengenaskan.
Betapa tidak terkontrolnya segala
yang ada dalam dirimu, pikiranmu, perasaanmu, hingga pelan-pelan dadamu
terhimpit. Sesak.
Lalu tidak ada yang bisa kau
lakukan kecuali diam, mengadahkan kepalamu, menahan agar dia tidak jatuh. Air
mata. Tidak berhasil.
Damaimu terusik, kau tak bisa
berlari pergi, juga tak bisa menikmati. Pelan-pelan kau mati, dan menunggu
dihidupkan kembali.
Begitu eksisnya luka dihati yang
mungkin secara tak sengaja kau pelihara.
Jelas sudah betapa sulitnya kau
berdamai dengan kenyataan!
Source: http://www.amronbadriza.com/2012/10/cara-membuat-anti-copy-paste-di-blog.html#ixzz2Gv3QtmBI



0 komentar :
Posting Komentar