Aku selalu berusaha memahami
semua keadaan ini.
Selalu berusaha berdamai dengan
kenyataan ini.
Selalu berusaha menyelami setiap
kesedihan yang menyelimuti, sambil sesekali aku berharap mengerti, lalu bisa
menjadi penawar sesekali.
Aku selalu berusaha memahami
peluhmu,
Selalu berusaha untuk tidak terus
membebanimu.
Selalu berusaha mencoba mengerti,
memahami bahwa bebanmu sangat berat dan tak perlu ditambah lagi.
Terkadang, aku merasa dicurangi.
Terkdang, aku merasa kebebasan
dirampas begitu saja.
Bukan, bukan aku tidak ikhlas
menjalani semua ini.
Hanya saja, aku juga manusia
biasa yang punya lelah. Aku juga manusia biasa yang punya rasa iri.
Kadang rasanya, kenyataan
menggores hatiku bertubi-tubi menyisakan luka yang pelan-pelan menggerogoti,
sekarat dan hampir mati.
Ada saat dimana aku benar-benar
jenuh.
Ada saat dimana aku benar-benar
muak.
Ada saat dimana ingin sekali aku
berbagi peluh, sembari berkata “aku jenuh dengan semua ini”. Tapi, aku hanya
manusia paling egois jika sampai hati mengatakannya.
Aku tau engkau jauh-jauh lebih
jenuh dari aku.
Aku tau engkau jauh-jauh lebih
lelah dari aku.
Setiap perih yang seharusnya kita
hadapi, kita bagi, kenyataannya hanya ditanggung
sendiri-sendiri. Perih.
Source: http://www.amronbadriza.com/2012/10/cara-membuat-anti-copy-paste-di-blog.html#ixzz2Gv3QtmBI




0 komentar :
Posting Komentar